Minggu, 11 November 2012

Kisah Tante Girang Medan

Rekan-Rekan berada dalam artikel : Kisah Tante Girang Medan
selamat membaca dan menikmati semoga bisa
menambah semangat sobat2 menghadapi hari demi hari....

Untuk sementara waktu artikel tentang : Kisah Tante Girang Medan
sedang kami edit ulang untuk kepuasan smua pengunjuang blog.
setelah lengkap dan akurat segera kami posting kembali
artikelnya, trims sebelumnya

Untuk pengganti sementara artikel yang sobat2 cari, admin ganti
dengan cerita plus dibawah ini ya...
semoga ceritanya bisa menghibur sobat-sobat...


Birahi Wanita Aktivis LSM

Pagi itu wajah Rika, seorang aktivis LSM yang mendukung dan pro pada RUU APP
terlihat tegang mendengar penuturan beberapa rekan-rekannya mengenai maraknya
website dan blog cabul di internet yang mengeksploitasi wanita, terutama anak
sekolah, artis, bahkan foto-foto di friendster pun bisa nyasar ke situs cabul.
Sebagai aktifis yang cukup senior, Rika sudah lama mendengar mengenai hal ini
namun saat itu dia diberitahu bahwa semua foto dalam website tersebut merupakan
foto-foto rekayasa kasar, Rika tidak tertarik untuk melihatnya. Berbeda dengan
berita yang disampaikan para rekannya ini yang mengatakan bahwa website-website
cabul itu sekarang berisi foto-foto asli dan bukan rekayasa, bahkan yang membuat
Rika sangat terkejut ketika mereka menyebutkan bahwa di antara foto-foto cabul
dalam website itu terdapat beberapa foto cabul yang berwajah mirip dirinya.

Tentu saja gadis cantik ini menyanggah keras foto-foto cabul tersebut sebagai
foto-foto dirinya, hanya saja berita tersebut membuat Rika penasaran dengan
website-website cabul tersebut. Terdorong ingin meng-cross check kebenaran
berita tersebut, Rika kemudian meminta alamat website-website cabul yang
dimaksud, ia pun mendapatkan sebuah site forum dengan inisial (DS) dan sebuah
blog cabul yang isinya rape semua.

Jam di HP milik Rika menunjukkan pukul 13.00 lewat ketika ia berjalan keluar
dari gerbang kampusnya. Sebagaimana niatnya tadi pagi, Rika yang masih tercatat
sebagai mahasiswi di sebuah PTN di kota Bandung ini bermaksud singgah ke sebuah
warnet. Gadis berwajah ayu dan lembut ini memang bermaksud membuktikan berita
yang dibawa rekannya tadi pagi. Rika sengaja memilih warnet yang mempunyai box
tertutup untuk menghindari prasangka buruk orang lain terhadapnya. Sebagai
seorang yang dikenal menentang segala bentuk pornografi tentunya Rika berusaha
menjaga citra dirinya saat dia membuka website dan blog cabul yang dikatakan
temannya tersebut. Boleh jadi orang lain akan mencemooh jika seorang seperti
dirinya terlihat membuka website cabul dan porno.

“Ada yang kosong Mas?” tanya Rika kepada operator warnet.
“Mmm.. nomor 10.. Mbak” jawab operator warnet tersebut yang kebetulan cowok
keturunan chinese, serta sedikit terkejut melihat seorang wanita cantik yg
muncul dihadapannya.

Keberadaan Rika di warnet tersebut memang cukup menarik perhatian. Bukan saja
karena kecantikan yang dimiliki Rika, namun juga karena penampilan Rika dengan
blouse putih ketat yang membungkus tubuhnya dengan sangat indah dan entah
disadarai atau tidak kancing paling atas terbuka sehingga ada sedikit
pemandangan yg cukup indah ditambah celana jeans ketatnya

Cowok chinese, operator warnet sempat terpesona melihat kecantikan Rika namun
mengingat kalau gadis ini adalah pelanggan baru membuatnya segan untuk berbuat
lebih jauh. Walaupun ada rasa segan pada diri cowok operator warnet kepada Rika,
namun mata cowok itu nyaris tak berkedip melihat goyangan pantat Rika ketika
berjalan menuju box warnet nomor 10.
Cowok chinese itu menelan ludah membayangkan tubuh di balik pakaian yang dipakai
gadis cantik ini.

Dalam box warnet no 10 yang tertutup itu, Rika mulai membuka beberapa alamat
wabsite cabul yang didapatnya tadi pagi. Tak sampai lima menit kemudian, mata
Rika yang lebar membelalak melihat website-website cabul tersebut. Wajahnya yang
putih juga berubah merah padam menahan kemarahan dan rasa jijik melihat website
serta weblog yang melecehkan perempuan secara seksual terutama segala hal yang
berbau rape (perkosaan). Beberapa cerita porno tentang gadis ABG atau mahasiswi
serta foto-foto yang mempertontonkan kemulusan tubuh perempuan seperti dirinya
membuat Rika merasa terhina dan terlecehkan. Gadis cantik ini juga merasa geram
dan nyaris tidak percaya ketika kemudian dia mendapati beberapa foto cabul
seorang wanita dengan wajah mirip dirinya sebagaimana laporan teman-temannya
yuniornya.

Tubuh gadis ini gemetar menahan kemarahan dan rasa tak percaya melihat pose-pose
wanita yang berwajah mirip dirinya apalagi ditambah gambar dirinya yang ia
posting di friendster bisa nyasar ke situs ini, sehingga seolah merupakan
pembenaran bahwa dirinyalah yang ada di situs cabul tersebut. Tanpa sadar Rika
yang dalam kesehariannya bertabiat lembut ini mengumpat karena kemarahannya
melihat foto-foto tersebut.

Melihat betapa gadis seperti dirinya dilecehkan dalam website tersebut, Rika
terdorong untuk membuat laporan khusus mengenai hal ini ( DS watch out!!!). Rika
berniat untuk melaporkan keberadaan website ini kepada pihak kepolisian agar
pembuat situs ini ditangkap polisi. Dengan flashdisk miliknya, Rika kemudian
menyimpan puluhan cerita porno mengenai perkosaan serta gambar-gambar cabul yang
terpampang, terutama foto-foto wanita yang mirip dengan dirinya. Satu persatu
beberapa foto cabul dan cerita-cerita erotis mengenai akhwat berpindah ke
flashdisknya yang berkapasitas 1 GB tersebut.

Rika adalah seorang gadis berusia 21 tahun yang baik baik serta tumbuh dalam
lingkungan keluarga yang baik baik pula sehingga Selain memiliki wajah cantik
dan tabiat yang lembut, Rika juga jauh dari hal-hal porno atau cabul sejak kecil
bahkan bagi dirinya hal-hal tersebut merupakan hal-hal yang tabu.

Namun siang ini, gadis cantik ini terpaksa melihat hal-hal tabu tersebut untuk
pertama kalinya sepanjang hidupnya. Awal mula, Rika memang sempat shock, bukan
saja karena kemarahan yang dirasakannya namun juga karena dia tidak pernah
melihat gambar-gambar cabul dan porno sebelumnya. Pada mulanya memang Rika
merasa jijik dan marah melihat website tersebut, namun semakin lama ia
menjelajahi berbagai website dan blog cabul itu, rasa marah dan jijik yang
dirasakan di menit-menit pertama berubah menjadi rasa malu. Wajah Rika yang ayu
dan lembut ini bersemu merah melihat foto-foto dalam website dan blog cabul
tersebut, apalagi ketika dia melihat foto-foto wanita yang berwajah mirip
dirinya tengah mengulum batang kemaluan laki-laki yang tegang.

Mata Rika yang lebar ini membelalak nyaris tak berkedip melihat foto-foto wanita
yang tengah mengulum batang kemaluan laki-laki. Mata Rika tak lagi memperhatikan
wanita yang berwajah mirip dirinya namun matanya kini lekat melihat batang
kemaluan laki-laki yang tengah dikulum dan ada juga yang diremas oleh wanita itu.
Rika menggigit bibirnya kuat-kuat menahan debaran jantungnya yang berdegup kian
kencang melihat urat-urat kemaluan laki-laki yang menonjol dalam foto tersebut.

Tubuh gadis ini gemetar ketika tanpa disadarinya dia mengkhayalkan dirinya yang
mengulum kemaluan laki-laki yang menggiurkan itu. Seumur hidupnya, baru kali ini
rika melihat batang kemaluan laki-laki dewasa walaupun hanya dalam foto,
terlebih penis berukuran istimewa itu dalam keadaan tegang. Nafas Rika mulai
memburu dan dia mulai merasakan denyutan-denyutan di bagian dalam kemaluannya
yang terasa gatal sebagaimana layaknya wanita yang mulai terangsang birahinya.

Rika memang seorang gadis baik-baik dan selama ini jauh dari berbagai hal yang
porno , namun Rika tetap seorang wanita normal yang mempunyai gairah terhadap
lawan jenisnya. Rika yang telah berusia 21 tahun seringkali timbul gairah
birahinya kepada lawan jenisnya secara alamiah. Rika sering terangsang terhadap
lawan jenisnya, namun apabila birahinya mulai terangsang, gadis ini segera
menekannya dengan berbagai aktivitas. Wajah Rika yang cantik seringkali menjadi
masalah tersendiri karena membuatnya sering digoda oleh laki-laki, apalagi
ternyata dalam hal berpakaian dia tidak terlalu konservative.

Godaan-godaan para laki-laki yang berbentuk ucapan-ucapan mesum, sentuhan atau
kadang menempelkan tubuh mereka ke tubuhnya saat di biskota juga dapat
membuatnya terangsang namun semua rangsangan birahi yang dirasakannya dapat
diredamnya dengan baik. Rika merasa dirinya mampu menjaga diri dan mengendalikan
birahinya, tidak seperti beberapa rekan mahasiswi lainnya yang diketahuinya
melampiaskan birahinya dengan bermasturbasi. Saat Rika menanyakan alasan mereka
melakukan masturbasi, beberapa yang di antaranya adalah teman kostnya itu
menjawab bahwa masturbasi lebih baik daripada ML sementara mereka masih belum
berani menghadapi resikonya.

Kali ini birahi Rika juga merasa terangsang namun rangsangan itu bukan datang
secara alamiah atau gangguan dari orang lain. Birahi gadis ini terusik karena
perbuatan dirinya sendiri sehingga kali ini Rika merasa kesulitan untuk
mengendalikannya seperti biasanya. Kian lama birahinya semakin kuat membuat Rika
melupakan doktrin moral yang selama ini dipeganginya dan keberadaannya sebagai
salah seorang aktivis penentang pornografi dan pornoaksi.

Box warnet yang tertutup itu membuat Rika leluasa menjelajahi berbagai website
erotis dan porno yang didapatinya dengan search engine Google, terutama yang
menampilkan foto-foto laki-laki telanjang bulat dan mempertontonkan penis mereka
yang tegang. Nafsu birahi Rika yang mendorongnya tak lupa untuk menyimpan foto-foto
tersebut ke dalam flash disk miliknya. Hampir satu jam kemudian wajah Rika yang
tengah dilanda birahi sudah sangat memerah dan terlihat kontras dengan blouse
putih yang dipakainya. Kancing bajunya tanpa disadari sudah terlepas semua,
karena sebelumnya ia tak mampu menahan tangannya untuk meremas-remas bagian
dadanya saat ia merasakan buah dada yang terbungkus BH berukuran 34B itu menjadi
sangat kencang dan mengeras.

Satu jam lebih lamanya Rika dilanda birahi dalam box warnet bernomor 10 yang
tertutup itu. Dalam keasyikan menjelajahi website-website porno tiba-tiba Rika
dikejutkan bunyi pertanda SMS masuk di HPnya.

“Hmm.. dari Mbak Soraya..” gumam Rika ketika melihat SMS yang dikirim oleh salah
seorang teman di tempat kostnya yang seluruh penghuninya adalah perempuan.

Isi SMS itu mengabarkan bahwa salah seorang penghuni di tempat kost mereka
terpergok menyimpan berbagai bacaan dan gambar porno di kamarnya dan juga kondom.
Mendapat sms dari Mbak soraya seperti itu, tubuh Rika gemetar. Gadis ini segera
tersadar dari apa yang sedang dilakukannya di box warnet ini. Akhirnya dengan
perasaan kalut, Rika menutup seluruh website porno yang telah dikunjunginya
dalam waktu satu jam lebih ini dan bermaksud segera angkat kaki dari warnet ini.
Ketika seluruh windows website-website porno itu telah tertutup hingga tinggal
tampilan dekstop yang terlihat di layar monitor, mata Rika melihat sebuah icon
yang berjudul Koleksi Movie di layar monitor. Tiba-tiba timbul keinginan Rika
untuk mengkliknya sehingga dia menunda untuk segera keluar dari box warnet.
Setelah ia mengklik dua kali icon tersebut, terpampanglah puluhan folder judul
film yang tengah menjadi box office di layar monitor. Namun mata gadis berwajah
cantik ini melihat salah satu folder berjudul Surga yang membuat dahinya
berkerenyit heran. Dengan diliputi rasa heran, Rika mengklik folder berjudul
Surga itu yang sekejap kemudian terpampang 2 file film berukuran besar yang
membuatnya semakin penasaran. Niatnya untuk keluar dari box warnet tertunda
ketika rasa penasaran itu mendorongnya mengklik file film berjudul Surga yang
berukuran lumayan besar.

“Ahh!”

Rika terpekik kaget ketika file film itu terbuka ternyata merupakan file film
porno. Tubuh Rika seketika menjadi gemetar dan dadanya berdegup kencang. Setelah
satu jam yang lalu ia browsing menjelajahi website-website porno yang
menampilkan gambar-gambar porno yang tak bergerak, ternyata kini dia menemukan
film yang menyuguhkan gambar cabul yang bergerak. Kembali Rika terombang-ambing
antara keinginan melihat dan rasa bersalah, akan tetapi nafsu birahi ternyata
masih menguasainya membuat Rika kembali duduk dalam box warnet seperti semula.
Matanya berbinar lebar menyaksikan film yang sebelumnya tidak pernah
terbayangkan akan dilihatnya.

Film yang agaknya berasal dari Perancis itu diawali dengan adegan sebuah
keluarga muda dengan dua orang anak yang masih kecil namun adegan itu cuman
sebentar dan cerita itu dimulai ketika adik kandung sang suami yang berwajah
tampan ikut menumpang di rumah mereka. Rika kian tenggelam mengikuti jalan
cerita film tersebut yang kemudian sang istri dalam film tersebut tertarik
dengan adik suaminya yang masih belia itu. Sang istri dalam film tersebut
digambarkan sebagai ibu rumah tangga yang selalu bergaun panjang dan tertutup,
akhirnya terjadilah perselingkuhan antara adik sang suami dengan sang istri.

Birahi Rika kian menguat ketika adegan percintaan pasangan selingkuh ini
dieksplor dengan detail. Gadis yang tengah dilanda birahi ini hanya terengah-engah
menyaksikan adegan-adegan persetubuhan yang dimulai hanya 10 menit setelah film
dimulai. Puluhan menit berikutnya boleh dikatakan film itu dipenuhi adegan-adegan
persetubuhan pria dan wanita degan detail dan close up, membuat Rika yang
menonton film tersebut hanya terengah-engah dalam birahi yang kian menggelegak.
Ia kembali tenggelam dalam libidonya di depan monitor yang menayangkan film
porno. Kali ini Rika tidak hanya sekedar meremas buah dadanya sendiri , ia
menurunkan celananya sampai lutut sehingga terlihat sepasang pahanya yang bulat
padat dan mulus. Tak sekedar itu, namun ia juga menelusupkan tangannya ke balik
celana dalam krem yang dipakainya lantas dengan bernafsu jemari tangan Rika
menggosok belahan kemaluannya yang kemerahan. Gadis berwajah menawan ini
ternyata mempunyai kemaluan yang indah, membukit cembung dengan ditumbuhi rambut-rambut
kemaluan yang hitam lebat yang menghiasinya. Bibir kemaluan Rika yang kemerahan
kian terlihat memerah ketika tangannya menggosok-gosokkannya penuh nafsu birahi.

Di saat tangan kiri Rika mngggosok-gosok belahan kemaluannya, tangan kanannya
segera menyusup ke balik BH berukuran 34B yang dipakainya. Rika mempunyai
sepasang payudara montok membukit indah yang kini terasa kian mengeras.
Birahinya telah demikian menggelegak ketika tangannya meremas-remas payudaranya
sendiri sambil memelintir puting susunya yang berwarna merah kecoklatan dan
berdiri dengan pongahnya pertanda gadis itu sudah benar-benar sangat terangsang
saat itu. Entah darimana Rika belajar bermasturbasi padahal sebelumnya tidak
pernah satu detikpun dia melakukan perbuatan masturbasi sebagaimana teman-
temannya lainnya. Mata Rika melotot adegan-adegan mesum yang terpampang di layar
monitor sementara kedua tangannya merangsang kemaluan dan payudaranya sendiri.

Puluhan menit berlalu ketika tiba-tiba HP Rika berbunyi nyraing membuat Rika
yang tengah asyik dalam birahinya terlonjak kaget, kali ini nada HPnya adalah
nada panggil bukan nada SMS. Ketika melihat nama Mbak Soraya yang terpampang di
layar HP, Rika segera menghentikan meremas payudaranya lalu dengan wajah yang
kesal ia mengangkat telepon.

“Ada apa Mbak..?” tanya Rika dengan sedikit kesal.
“Maaf Rika.. gimana sms saya tadi.. apa Nia perlu dikeluarkan juga dari tempat
kost kita sebagaimana beberapa orang sebelumnya?” tanyanya.

Rika terdiam. Nia adalah penghuni kost yang dimaksud dalam sms dari Mbak Soraya
sebagai gadis yang mengkoleksi gambar dan cerita porno juga kondom di tempat
kost mereka.

“Tunggu dulu.. biar saya datang dulu.. Nianya kemana?” jawabnya sebentar
kemudian.
“Sudah pergi.. mungkin malu dia.. tapi barang-barangnya masih di kamarnya dan
barang-barang cabul itu sudah saya amankan” sahut Mbak Soraya diseberang.

Rika kembali terdiam.

“Ya nanti kita bicarakan.. tunggu aku datang aja” sahut Rika sesaat kemudian.

Ketika kembali pandangan Rika ke layar monitor, film tersebut sudah mendekati
akhir, berarti satu jam lebih gadis cantik ini tenggelam dalam birahi ketika
menonton film tersebut. Telepon tadi ternyata mampu membangkitkan kembali
kesadarannya akan perbuatan yang sedang dilakukannya. Dengan gontai Rika
membenahi pakaiannya yang awut-awutan dan membuatnya setengah telanjang.
Untunglah box warnet itu tertutup rapat tak seoarangpun melihat keadaan Rika
dengan aurat yang tersingkap lebar.

Rika keluar dari box warnet nomor 10 setelah hampir 4 jam dia berada di dalamnya.
Blouse yang dipakainya terlihat kusut masai di bagian dada. Rika berjalan gontai
dengan pikiran yang kalut berniat menuju kasir warnet, namun ia merasakan celana
dalam yang dipakainya terasa basah membuatnya risih. Rika menghentikan
langkahnya ke meja kasir,dan berbelok ke toilet warnet.
Dalam toilet yang cukup bersih itu, Rika melepas celana dalam krem yang
dipakainya. Rika kemudian memperhatikan celana dalamnya yang terasa basah oleh
lendir birahi yang cukup banyak. Sekian jam Rika tenggelam dalam birahi
membuatnya berulangkali menyemprotkan cairan kenikmatan yang membuat celana
dalamnya basah. Rika segera membungkus celana dalam yang semula membungkus
bagian vitalnya dengan tissue kemudian disimpannya dalam tas miliknya. Sebelum
keluar toilet, Rika sempat mencuci kemaluannya yang terlihat putih kemerah-merahan
dengan ditutupi rambut-rambut kemaluan yang hitam lebat yang terbiarkan tumbuh
dengan suburnya. Bukit montok kemaluan Rika yang tembem dengan bibir kemaluan
yang merekah merah itu dicucinya berulangkali sebelum dilap dengan tissue. Ia
merasa yakin tak seorangpun mengetahui dirinya saat ini tidak memakai celana
dalam saat ini.

Rika membuka pintu toilet lantas dengan sedikit canggung, gadis cantik ini
berjalan menuju ke kasir warnet yang masih dijaga oleh cowok chinese. Cowok itu
memandang Rika dengan pandangan penuh arti sembari tersenyum.

“Sudah Mbak?” tanyanya sembari tetap memandang kecantikan gadis dihadapannya.
“Ya” jawab Rika pendek sambil menyodorkan lembaran uang pecahan 20 ribu.

Rika menyadari pandangan cowok chinese yang seakan ingin menelanjanginya
sehingga membuatnya tidak menyukai pandangan cowok chinese tersebut.

“Mbak jadi member aja.. koleksi film kita nambah terus lho. Makin asyik lho”
ujar cowok itu sambil menghitung uang kembalian.

Rika terperanjat kaget mendengarnya, wajah ayu gadis berkulit putih ini seketika
menjadi merah padam. Rika tidak menyangka kalau operator warnet bisa mengetahui
dia melihat film porno dalam box warnet.

“Mmm.. makasih” ujar Rika tergagap lantas tiba-tiba saja ia setengah berlari
menuju pintu keluar warnet.

Wajahnya yang merah padam tertunduk dalam-dalam menahan rasa malu yang
dirasakannya.

“Kembaliannya Mbak..!!” teriak cowok operator warnet ini.

Namun Rika tidak lagi mendengarnya. Begitu keluar dari warnet Rika juga tidak
menunggu bus kota seperti biasanya namun tangannya segera melambai menghentikan
taksi yang lewat.
JANGAN LUPA BACA BACA ARTIKEL DIBAWAH INI YA SOB... ADA CERITA DEWASANYA SERU SERU LO...  DIJAMIN FRESH DAN SEMANGAT LAGI SOB...

1 komentar:

  1. aya siap melayani tante-tante yang membutuh khan.sebagai patner tidur.teman curhat.kawin kontrak.pria simpanan.dan tante-tante hyperseks rahasia terjamin aman.
    Umur:21thn
    Panjang Penis:17cm
    Diameter : 6cm
    Yg Berminat Hub:0822 7721 8396

    BalasHapus