Minggu, 11 November 2012

Kisah Tante Girang ngocok

Rekan-Rekan berada dalam artikel : Kisah Tante Girang ngocok
selamat membaca dan menikmati semoga bisa
menambah semangat sobat2 menghadapi hari demi hari....

Untuk sementara waktu artikel tentang : Kisah Tante Girang ngocok
sedang kami edit ulang untuk kepuasan smua pengunjuang blog.
setelah lengkap dan akurat segera kami posting kembali
artikelnya, trims sebelumnya

Untuk pengganti sementara artikel yang sobat2 cari, admin ganti
dengan cerita plus dibawah ini ya...
semoga ceritanya bisa menghibur sobat-sobat...

Laura


Halo, aku adalah Yosa, 25 (bukan nama sebenarnya) seorang mahasiswa semester
akhir sebuah PTN di kota kembang. Aku adalah anak sulung dari empat bersaudara.

Aku memiliki seorang teman dekat yang bernama Laura, Aku dan Laura berkenalan
ketika kami masih sama-sama duduk satu kelas di sebuah SMA ternama di kota
Pempek, Laura sangat dekat denganku karena kami duduk satu meja, antara aku dan
laura betul-betul hanya sebatas teman biasa. Aku dan Laura masing-masing telah
mempunyai pacar.

Setelah kami tamat dari SMA persahabatan kami makin solit karena ternyata, Laura
pun berkeinginan kuliah di kota kembang, dan Laura diterima sebuah PTS di daerah
Taman Sari di kota Kembang. Singkat cerita setelah aku kuliah di kota kembang,
pacarku yang ada dikota Pempek memutuskan hubungan dengan diriku. Sebagai
seorang sahabat baik Laura menghiburku, dua tahun tidak terasa kami telah kuliah
di kota kembang.

Pada hari minggu pagi, aku di kejutkan dengan kedatangan Laura di rumahku dengan
mata merah habis menagis. Aku bingung dengan keadan Laura pada saat itu.
Dengan isak tangis dan suara terbata-bata ia, bercerita tentang Rudi pacarnya
yang di Kota pempek telah memutuskan dirinya.
Alangkah tololnya si Rudi ini pikirku , memutuskan hubungan dengan Laura.
Perluku terangkan bentuk fisik Laura, sebagai seorang wanita ia termasuk wanita
yang cantik, dengan bentuk tubuh yang padat, kulit putih, hidung mancung dan
bibirnya yang sensual, mengingat ia pernah keluar sebagai juara dua perlombaan
busana Jean’s yang diselenggarakan tiap tahun oleh sebuah toko di daerah
Cihampelas dan hal itu yang membuatnya akhirnya muncul sebagai foto model sebuah
Majalah Ternama.

Untuk menghilangkan semua kesedihannya aku mengajak Laura jalan-jalan. Dalam
perjalanan aku menghiburnya dengan lelucon-lelucon yang kadang-kadang konyol.
“Yo”, aku ingin menghilangkan semua kenangan dengan Rudi, dan membuat kenangan
baru yang manis !!!!!!!!!! Kenangan baru, kenangan manis, tanyaku padanya ???
baik pokoknya hari ini ” Yo ” akan membuat kenangan baru untuk Laura

Perjalanan kami mulai dangan mengunjungi Gelael dan makan siang disana, Dari
sana kami menuju BIP dan nonton filem. Setelah didalam bioskop aku nekat
merangkul Laura dan ternyata Laura pun mendiamkan saja hal itu yang membuat aku
semakin berani dan menjalarkan tanganku ke pahanya dan tanpa permisi lagi ku
kecup pipinya yang putih, ia memandang mesra kepadaku. Dan ia bertanya Yo, apa
yang membuat dirimu melakukan hal itu, akupun hanya diam dan kujawab dengan
ciuman dibibirnya. Ternyata Laura memberikan respon yang baik, dia membalas
ciumanku dengan menggigit bibir bawahku aku semakin bernafsu siUcok pun mengeras
dengan sangat cepatnya, dan dengan reflek tanganku langsung menuju
selangkangannya dan mengusap-usap memeknya, kukulum bibirnya ia balas dengan
menghisap bibirku dan sebaliknya, entah apa yang berkecamuk di pikiran kami pada
saat itu. Setelah itu ia
melapaskan pangutanku dan meminta aku memperhatikan filem saja.

Setelah selesai nonton aku mempunyai ide untuk mengajaknya ke pemandian air
panas di daerah lembang untuk berenang dengan harapan aku dapat berenang di
lautan asmara , “Laura, kita renang yuk ” ajakku dan ia pun setuju !!!
Setelah sampai disana kami pun berenang dan bermain air dan di dalam air aku
mulai mencuri-curi untuk menyentuhkan tanganku kebagian-bagian kewanitaan Laura,
nampaknya ia pun mulai membaca pikiran kotorku dan mulai mengajakku untuk pulang.

Hari telah mulai berganti malam, udara pegunungan yang dingin mulai turun
ditambah dengan dinginnya AC mobilku membuat nafsuku naik dan dari guyonan-guyonan
yang rada ngeres yang kami bicarakan aku yakin berpikiran sama denganku,
nampaknya kejadian di bioskop dan kolam renang masuk ke otaknya, hal itu
terlihat dari pembicaraan kami yang makin ngaco dan jorok.

Aku pun meminggirkan mobil, Laura memandangku dengan membisu dan tanpa membuang
waktu aku langsung menecup bibirnya, dan di balasnya dengan mempermaikan lidah
di mulutku. Kursi mobil kumundurkan dan kurubah posisinya tidur, tanpa disuruh
tanganku mulai merengkuh payudaranya yang sintal. “Emmm.., Yoo? ahh?Yoooo jangan
Yooo?, Laura merintih keenakan. Tak kuhiraukan rintihannya mulai merogoh
payudaranya. Laura makin terangsang tangannya mulai menuju ke SiUcok yang sudah
mengeras dari tadi dan memijit-mijitnya. Segera tanganku mencopoti kancing baju
dan nampahlah buah dadanya yang indah di tutupi BH.

Seumur-umur selama pacaran dulu aku belum pernah melakukan hal senekat ini
paling-paling hanya ciuman-ciuman biasa, nampaknya pergaulanku di kota kembang
lah yang membuat aku bisa melakukan hal ini.
“Yo, jangan disini nanti ada yang liat, kita pulang aja biar leluasa” pintanya,
Aku diamkan saja dan langsung ku stater mobil dan bergegas menuju rumahku dengan
kecepatan yang menggila, nafsuku sudah di ujung tanduk. Setelah sampai dirumah
langsung kurangkul dan kuciumi dengan buasnya. “Yo, pelan-pelan, jangan bernafsu
“begitu pintanya, tapi mana aku peduli akan permintaannya itu.

Kudorong tubuhnya yang aduhai kedinding dan kukecup bibirnya yang membuat aku
gemas dan bernafsu ingin melumatnya, kutekankan siUcok ke kemaluannya dan iapun
berkata “wah udah nafsu bener tu siUcok” Bibirku mulai turun ke daerah leher dan
semakin kebawah lagi, tangan kiriku mulai meremas remas susunya, begitu pun
tangan kiri Laura yang menuju ke siUcok sedangkan tangan kanan kami saling
berpegangan yang semakin erat. Laura semakin menikmati permainan bibirku dan
tanganku, kepalanya kekiri dan kekanan dengan mata yang terpejam, akupun tau
nafsunya mulai di ujung tanduk.

Dengan sigapnya tangan kiriku mulai melepas kancing bajunya, tangan kananku
menggantikan peranan tangan kiri untuk meremas susunya. Segera setelah baju nya
terbuka BH nya pun daku lepaskan dan kulempar kan entah kemana, payudara Laura
dapat terlihat dengan jelas. Padat sekali dan berwarna putih mulus dengan puting
susu yang berwarna pink. Putting susu itu membusung kedepan memperlihatkan
lancipnya payudara Laura. Langsung kuremas payudara kirinya sementara mulutku
menuju yang kanan dan langsung kukenyot itu susu, Laura semakin kebelingesan dan
kepalanya kekiri dan kekanan sementara tangannya membelai kepalaku dan menekan
kepalaku semakin kedalam, Laura merintih keenakan ahhhh Yo terus Yo ahhhhh, aku
tau ia semakin terangsang dan secara tiba-tiba aku hentikan semua kegiatan
tangan dan mulutku, kutarik tangannya menuju kekamar. Sesampai di kamar kudorong
tubuhnya ke kasur melanjutkan aksiku yang tertunda tadi. Ku tindih tubuh Laura,
dan bibirku mulai bermain-main dengan bibir, kuping, leher dan turun
kesusunya,

tiba-tiba.

Yo, “STOP” ,Yo tolong stop dulu tangannya mendorongkan tubuhku, Yo, kenapa kamu
lakukan ini ke Laura ?” Tanyanya sambil memeluk pinggangku, “katanya mau membuat
kenangan manis yang baru, makanya Yo melakukan hal ini, tapi kita kan bersahabat
Yo, bukan sepasang kekasih dan lagi kita belum menikah, terus terang saja Rudi
belum pernah melakukan sampai sejauh ini pada Laura. Laura, aku berusaha
mengecup bibirnya tetapi ia menghindar dan meletakkan jari telunjuknya di
bibirku, langsung saja ku gigit, dan kukulum.
“Yo, jawab dulu dengan jujur pertanyaan Laura, Yo, Pernah melakukannya hal ini
dengan pacar, Yo.?” tanyanya.
Aku pun menggelengkan kepalaku, “Tapi kayaknya Yo sudah biasa melakukan hal ini
dengan wanita,” katanya lagi. “Naluri laki-laki” jawabku singkat.

“Laura, Yo ingin menghibur Laura” kataku
“Tapi mustinya bukan dengan cari begini, Yo ” jawab laura
“Ok, jawab pertanyaan Yo dengan jujur ?, Laura menikmati permainan kita ini dan
Laura masih ingin melanjutkannya, jawablah dengan jujur”

Laura pun menjawab dengan menganggukkan kepalanya. Dengan sigap akupun langsung
menindih kembali tubuh Laura, “Yo, sabar sebentar, bagai mana nanti kalau
keterusan Yo, pasti akan menikahi Laura, dan detik ini Yo menyatakan cinta dan
sayang pada Laura, akupun langsung melumat bibirnya sehingga ia tidak bisa
menjawab pernyataanku tadi, tapi dari reaksinya yang melayani ciumanku, akupun
mengerti ia setuju dengan peryataanku.
Aku semakin berani, kubuka kaos yang kepakai sehingga kulit dadaku langsung
bersentuhan dengan kulitnya dan perasaan hatiku semakin hangat, degub jantungku
semakin cepat, aku membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Kali ini
Laura semakin garang, tangannya menjambak rambutku, ia pun merintih menikmati
permainan tangan dan bibirku, sekali sekali ia menggigit bibir dan leherku,
kubalas dengan memasukkan lidahku ke kupingnya.

Laura, “hmmm, Yo buka jean’snya ya” , iapun menganguk.

Singkat waktu tanganku bereaksi dengan sigap melepas kancing celananya, kutarik
lepas celana jean’snya,nampaklah pahanya yang mulus dan CD berwarna krem,
tanganku otomatis langsung memegang memeknya dan ternyata memeknya sudah basah,
dengan deguban jantung yang semakin cepat, karena ini pertama kali aku melihat
dan memegang memek seorang wanita, akupun makin membayangkan apa yang akan aku
dapatkan hari ini, akupun langsung membuka jelanaku dengan tergesa-gesa dengan
di bantu oleh tangan Laura, nampaknya ia pun tidak sabar ingin melihat siUcok
yang perkasa, Yo, “siUcok boleh Laura pegangya.

Layaknya seorang profesional, akupun kembali menciumi bibir, leher, kuping dan
susunya Laura, sementara tangan kiriku meraba-raba memeknya dan kuberanikan
memasukkan tanganku ke dalam CD nya, basah kataku, iapun mengangguk, Laura pun
memasukkan tangannya kedalam Cd ku makin membesar saja siUcok dan iapun
berteriak gila besar bangat milikmu Yo, “Laura takut Yo, ia berkata lirih, Nggak
apa-apa, nanti kalau sudah ngerasain pasti ketagihan kataku. Akupun merasakan
degub jantung Laura semakin cepat.

Bibirku menarik putting susu kanannya Laura. “Ah??enak Yo ” Laura merintih
keenakan. Kudekatkan kepalaku ke susu kirinya, ku hisap - hisap puting kiriya.
Laura semakin menggelinjang. Tanganku bergerak dengan cepat melepas Cdnya dan
nampaklah hutan rimba yang sangat lebat, kuusap tanganku kememeknya, kutari-tarik
jembutnya yang hitam, akupun menepukan sebuah lubang kecil yang basah,
kugesekkan tangan ku kelobang memeknya, Laura semakin merintih, ahhh?ahhhh suara
rintihannya semakin nyaring membuat akupun semakin nafsu, ia pun melepaskan CD
ku dan siUcok pun nampak berdiri dengan perkasanya.

Kami sudah telanjang bulat, kuraih tangan kiri dan kanan, tangan kamipun saling
bertautan, kutindih tubuh Laura yang betul-betul membuat aku melupakan semuanya.
Pantatku kusodok-sodokkan, kutekan-tekan kepala SiUcok menyentuh bibir memeknya,
Laura semakin merintih tidak beraturan Ahhhh??.Shhhhh ssssshhhhhhhh…….Aaaahhhhh??Eeeehhhh,
pantatnya pun bergerak kekiri dan kekanan, matanya terpejam ia betul-betul
menikmati permainan ini, aku pun semakin bernafsu. SiUcok semakin liar bergrilya
di memeknya, jembutnya menyentuh dan
bergeseka dengan kepala dan batang siUcokku.
Aku mendesah “, Hemmm “Yo mau keluar nih?.. “
“Yo, tanggung Yo jangan dulu Yo, Laura juga bentar lagi??ehhhh?ahhh” jawabnya.
Tiba-tiba aku merasakan ada dorongan yang hangat keluar dari kepala siUcok, Aku
keluarrrrrr ahhhhhhhh, Aku KO?membatin didalam hatiku Aku masih amatiran?..air
maniku berceceran di perut Laura?” Yo?.”, tempelkan lagi Yo, Laurapun
mempercepat gerakan pantatnya iapun nampaknya tidak mau kalau aku yang merasakan
kenikmatan, siUcok yang sudah mengecil seperti di pelitir tergunjang kekanan dan
kekiri, bibirku masih bermain telinga Laura, tak berapa lama kemudian dia
mengerang ahhh?? ssssshhhhh??.enaaaakkkkkk?.. Yoooo, ia memanggil namaku dan
kuraskan siUcok yang berada di bibir memeknya terasa hangat, kamipun tergolek
lemas dan
kulihat Laura mulai tertidur. Akupun memikirkan kekalahanku di sesi pertama ini,
tak berapa lama akupun tertidur pulas.

Jam 9.00 malem Aku terbangun, perutku teras laper banget kulihat Laura masih
pules banget kekecup bibirnya pelan, matanya terbuka, Yo? ada apa sayang?serrrrr
kalimat itu langsung membuat siUcok bangun lagi dan Laura yang kebetulan
tangannya menyentuh siUcok bergumam si Ucok udah mulai bangun lagi tuh.
Kulumat bibirnya dan sibalasnya kecupan ringan.

Laura,” Yo keluar sebentar beli nasi ya, iapun mengangguk. Akupun bangun
mengambil pakaian kulihat ia mulai mau tidur lagi, akupun pergi keluar mencari
nasi Padang.

Baru saja aku melangkahkan kaki masuk dan akan memesan nasi ada yang berteriak
memanggil, “Yo?.Yono?. sini oi sebentar, kucari sumber suara itu dan kudapati
rombongan teman-teman dari kota tempatku , mereka mengontrak rumah tidak jauh
dari rumahku.Hanya saja mereka itu anak-anak ajaib yang hidupnya seperti Batman,
tidur disiang hari keluyuran mencari mangsa di malam hari, aku sering di ajak
oleh mereka tapi tidak pernah kuturuti, karena melihat gaya hidup mereka yang
serabutan padahal kami sama-sama masih kuliah, takut mengganggu kuliahku,
jawabku memberi alasan jika mereka mengajakku untuk berlayar.

Tapi kali ini lain sekali, kudekati rombongan yang lagi makan tersebut, dan
kutegur orang yang paling akrab denganku, Roto namanya, “To, sebentar To,
“aku ada perlu sama ente, ada yang ingin aku tanyakan sebentar dan ini urusan
yang sangat penting yang tidak dapat ditunda-tunda. Anak-anak yang lain pada
berhenti makan dan memandang aneh kepadaku.

Entar dulu, “Yo, dikitt lagi.
Ok?..urusan dunia ape urusan akherat heeee !!!!!
Ayolah sebentar ini urusan dunia, “Roto bergegas berdiri dan kami menuju meja
yang kosong.

Ake ceritakan pengalamanku dengan Laura sambil malu-malu, “Ia tertawa sangat
keras dan terbahak-bahak, orang yang pada makan memperhatikan kami berdua dengan
heran.
Yo, “dulu aku sering ngajak kamu untuk menjari pengalaman tapi ente selalu
menganggap enteng masalah ini, Ok “sekarang gua ajarin inti-intinya saja
selanjutnya terselah dikau bisa menjalankannya tidak, maka dengan waktu yang
tidak lama aku menerima pelajaran singkat dan cepat. Kalian ngomongin apa sih
kayak penting banget dan rahasia, sehingga harus memisahkan diri dari rombongan,
tanya, Diki? penasaran sambil mendekat. Ah enggak terlalu penting tapi harus
dibicarakan secara pribadi, jawabku singkat.

Aku pun membeli nasi dan segera pamit pada mereka. Laura, “makan yok, mumpung
nasinya masih panas, aku mencari Laura di kamar. Ya, “tarok aja di meja jawabnya
singkat, ternyata ia lagi mandi sambil bersenandung. Akupun menghayalkan bentuk
tubuhnya yang aduhai kulitnya yang halus, toket nya yang kencang, memeknya,
jembutnya yang rindang, nafsuku bangkit dengan cepat.

Laura, “tok-tok kuketuk pintu kamar mandi, buka ,”Yo udah kebelet ingin pipis,
kamarmandi belakang enggak ada air pintaku. Begitu, pintu tebuka kulihat
tubuhnya penuh dengan sabun, kupandangi tubuhnya dengan nafsu, akupun lupa pada
nasi yang kubeli. Yo, “halo Yo jangan ngelamun katanya mau pipis. Kudekati
tubuhnya, “ahh enggak jadi jawabku singkat, kutarik tubuhnya masuk dalam
pelukanku, “Yo, buka dulu dong bajunya.” katanya

Secepat kilat, semua pakaianku tertanggalkan semua. Kutarik lagi tubuhnya,
kulumat bibir bawahnya dengan halus dan pelan-pelan, kujulurkan lidahku masuk
kedalam mulutnya, ia membalas permainan lidahku dengan dengan menggigit lidahku
pelan, tangan kiriku bermain di toketnya, kutarik-tarik putting susunya, kuputar-putar
kekiri dan kekanan, sementara tangan kanan meraba tengkuknya, ia kembali
merintih, kudorongkan tubuhnya kedinding, kutekan siUcok yang sudah mengencang
kearah memeknya, siUcokku terselip di antara selangkangnnya, ia merintih “?ahhh?.sssshhhhh?.ahhhh?.
“,tangannya memelukku lebih erat lagi, ” Yo, tadi dari mana sih, kanyaknya ada
yang berbeda dari Yo, yang tadi,” tanyanya?,

Aku diam saja tapi gerakan siUcok,tangan dan bibirku kadang kepercepat kadang
kupelankan kadang antara kena dan tidak, ia benar-benar sangat terangsang dengan
permainanku sekali ini. Kusiram tubuhnya dengan air untuk menghilangkan sabun
didirinya, kepalaku kuturunkan ke toketnya dan kulumat susu kirinya, tanganku
meremas-remas yang kanan, kugigit putingnya susunya,

kuisap-isap “?.ahhhh?..shhhhh?.Uaaaahhhh?.aahhhhhh??” rintihnya , kupindahkan
tangan kananku kebawah dan kuraba memeknya yang sudah mulai terasa basah dan
berlendir, mulutku pindah ke toket sebelah kanan dan kugigit lagi putting
susunya, sementara tangan kiriku menggantikan posisi mulutku yang tadi mengisap
toket kirinya, permainan kali ini memang berbeda dari yang pertama, aku tidak
terburu-buru untuk mencapai kepuasan tetapi berusaha menikmati setiap gerakan
yang kuciptakan secara refleks.

Tangan kanan ku semakin lincah bermain-main di memeknya dan kumasukkan jari
ku kememeknya yang sudah becek, ” Yo sakittttt?..ahhhh?
sakitttt?..,”kuturunkan kepalaku menjilati perutnya, kumaikan lidahku di
lubang pusernya??ahhhh?.assshhh?. geli?.Yo…
Tangannya meraih kepalaku dan mengacak-acak rambutku.
Kepalaku semakin semakin kebawah dan mulai menciumi daerah selangkangnnya?ahhhhh?..sshhhhh?ahhhhh?.kukangkang
kan kakinya memeknya yang basah dan berlendir dengan perasaan jijik kujilat
memeknya seperti ajaran video porno.

“??ahhhhhh?shhhhh?..ahhhh?..ahhh?eeehhhhh? Yo, “jangan jijik ia berusaha
menjauhkan wajahku dari memeknya tapi dengan sedikit paksaan tetap saja kujilati
memeknya “Yo?.Yo?.. Yoooo? ahhhh?.ssshhhh?.ahhh?. ia menggoyang-goyangkan
pinggulnya kekiri dan kekanan, rambutku semakin di buat awut-awut oleh “Laura,
ditekannya kepalaku lebih kedalam ??ahhhhh??sshhhhhh?enakkkkkkk?.ahhhhh ?.emmmmemm??.ahhhhhhhhh??.
tiba-tiba gerakan pinggulnya semakin cepat??ahhhhh?..Yo??.aahhhhhh?? Laura?..
keluarrrrrr??Yoo, tubuhnya tiba-tiba menegang dan bersamaan dengan tubuhnya
melemas dari memeknya keluar cairan putih yang sangat banyak.

Aku berdiri dan langsung merangkul tubuhnya yang sudah lemas. Yo, “siUcok belum
keluar ya tanyanya?..kutuntun tangannya ke siUcok dan dikocok-kocoknya siUcok,
sebentar saja siUcok sudah berdiri dengan sangat menantang.

Kuambil handuk dan kukeringkan tubuh Laura, kutarik tangannya menuju kamar,
kurebahkan tubuhnya di kasur, kulemat lagi bibirnya yang renum, tanganku pun
kembali bermain-main di memeknya, matanya kembali terpejam, menikmati permainan
tanganku.
Yo, “Laura istirahat dulu, tapi permintaan itu kutepis dengan hisapan dan
permainan lidah yang menawan dibibirnya, kurasakan Laura mulai terangsang,
memeknya mulai berlendir kembali.

Laura,” siUcok jangan didiemin”, iapun meraih siUcok dan mulai mengocok-ngocakkannya,
siUcok berdiri dengan sangat hebatnya, memek Laura semakin banjir dengan lendir
akibat permainan tanganku.
Laura, “siUcok dimasukinnya !!!
Yo, “Laura masih perawan, Laura takut hamil !!!!
Enggak, “nanti kalau keluarnya enggak didalem ” kataku meyakinkannya.
” Laura, boleh ya ?”Yo masukin ” tanyaku lagi
Laura diam sesaat, tidak segera menjawab tetapi kurasakan kedua kakinya digeser
membuka. Karena tidak ada jawaban, kulebarkan lagi selangkangannya sehingga
memeknya nampak menyeruak lalu kupegang batang siUcokku dan kuarahkan ke lobang
memek Laura yang sudah basah serta pelan-pelan kutekankan kelobangnya.
Kepala siUcok masuk, “Aduhhh, Yo sakit?.kucabut kembali siUcok? bibirku
kembali melumat bibr Laura dengan rakusnya bersamaan dengan itu kuusahakan
siUcok Untuk menerobos memek Laura, ternyata siUcok susah untuk menemukan itu
lobang, kurasakan siUcok di pegang oleh Laura dan dituntunnya ke arah Lobang
memeknya, dan rupanya ia pun ingin merasakan nikmatnya siUcok yang bermain di
dalam memeknya.

Walaupun memek Laura sudah penuh dengan cairannya, kurasakan masuknya siUcok
kedalam memek Laura susahnya bukan main sehingga kuperhatikan wajah Laura
seperti menahan rasa sakit dan terpaksa tekanan siUcokku kutahan sebentar dan
kutarik sedikit keatas kutekan lagi sedikit.

Melihat wajahnya sudah biasa dan kurasakan tangan Laura yang berada dipungungku
menekan pelan-pelan, lalu kembali siUcokku kutekan lebih kedalam lagi pelan-pelan
Aduh Yo, masih sakit kutahan kembali gerakan siUcok, kulihat mimik mukanya mulai
tenang kembali, kutekan kembali siUcok dan mentok, Laura meringis menahan sakit
sehingga akupun merasa iba.

Kutarik siUcok pelan-pelan kutekan kembali, Laura pun masih menahan sakit di
memeknya, lama-lama mukanya mualai biasa dan kesempatan itu kupergunakan,
secepatnya siUcok kutekan kedalam Creeet aduh ,” Yo sakiiittttt??.. sambil
menahan pinggulku aku merasa siUcok telah merobek selaput daranya, kutekan terus
sampai mentok dan kudiamkan tanpa gerakan, Kuraih tangan kiri dan kanannya kedua
tangan kami sudah bertautan dan kuarahkan keatas kepala kami, kucium bibirnya,
kupingnya, hidunggnya, kutarik pelan siUcok dan kubenamkan kembali, ia masih
merasa sakit, kuulangi sampai kurasakan pinggulnya bergoyang, secara pelan-pelan,
kuikuti dengan menari siUcok agak keluar, kutekan kembali dengan pelan..?ahhhhhhh?.ahhhhhhhh?..emmmmmmm?..Yo
?. Tekan lagi, ” Yo, akupun mengikuti irama gerakan pinggul dari Laura,
gerakannya semakin cepat, kudiamkan siUcok sesaat,

Yo,”Tekannnnnnnn jangan didiamkan, pleas Yoooooo?? kusumpal Mulutnya dengan
bibirku emmmm??ahhhhhhh?..Tiba-tiba Laura menaikkan kakinya keatas pinggulku aku
merasa siUcok seperti diurut-urut, aku yakin sebentar lagi ia pasti akan
mencapai organism, gerakan pinggulnya semakin ganas aaahhhhh?sshhhhhhh??aaaaahhhh
??. Aku merasakan hentakan kakii Laura memintaku menekan lebih dalam, tiba-tiba
cengkraman tangannya pada tanganku menguat dan kurasakan ada sesatu yang
mengalir dengan hangat di memeknya Laura, ia orgasem yang kedua kalinya,
tubuhnya lemas.

Yo. “stop dulu, istirahat dulu Yo

Kutatap wajahnya yang manis, memancarkan keletihan dan kepuasan, kukecup sekali
bibirnya, kulepaskan cengkraman tanganku pada tangannya, kutarik siUcok perlahan-lahan
keatas seolah-olah inginku cabut, ketika hanya tinggal kepalanya yang terbenam
kutekankan lagi siUcok, tanganku meremas-remas kedua susunya, kutarik-tarik dan
kuputar-putar putting susunya.

Yo,”Laura capekkkk, stop dulu ” Permohonan itu tidak kuhiraukan, Yo???.ahhhhhh?..ahhhhhhh???
pleas “Yo, istirahat dulu sebentarrrrr, kulihat kepalanya kekiri dan kekanan
sementara matanya terpejam-pejam, kupercepat kocokan keluar masuk siUcok di
memeknya dan akibat sangat terasanya gesekan gesekan di memeknya yang terasa
sempit itu, membuatku nggak sadar berdesah.sssssshhhhh ssssssshhhh.
enaaaaak… aaaaasss.aaaaaacccrhhhhh.., sedangkan Laura mulai terangsang memeknya
akibat keluar masuknya siUcok dan kadang-kadang sampai mentok di ujung memeknya,
gerakan pinggulnya mulai terasa lagi, semakin-cepat dan nggak teratur serta kuku
jari tangannya mencengkeram kuat di pinggangku sambil sering kudengar rintihan
Yoo?. teruuuuus??. Yoooo?.enaaaaak?.Yoooo?.. aaaaahhhhh??. Sssshhhhh??enaaaak?..ahhhhhhh.

Tidak terlalu lama kemudian gerakan pinggul Laura semakin menggila dan aku
merasa siUcok seperti dipijit-pijit, pelukan dan cengkeraman kukunya semakin
sering dan nafasnya juga sudah semakin cepat dan tiba-tiba Laura berteriak ”
Yooooo?..Ammmmpppunnn Ahhhhhhhhh??.Akuuuu???.. ggaaaak???.kuaaaat???.Ahhhhh ”

Mendengar rintihannya aku semakin bernafsu makin kupercepat gerakan siUcok
sampai terdengan suara cepret?.ceplok?ceplok??dimemeknya karena begitu
banyak lendir yang ada.
Yooooo??Akuuuuuu???.sekaraaaaang..aduuuh.keluaaaaaaaar.aaaaaacccrhhhhhh,
sabarrrrr sedikkitttt?..lagiiiiii?Yoooo??Jugaaaa keluaaarrrrrr??badannya seperti
kejang kejang, dan kubantu orgasme Laura dengan memeluknya kuat-kuat serta
kupercepat kocokan keluar masuk siUcok.

” Adddduh, uuuuudah doonggg, lauuuraaa enggakkk kuat laggggiiiii” desis laura
“Yo Jugggggga???maauuuuu?? ahhhhhhhhhhhh?. Kucabut cepat-cepat siUcok dari
memeknya, akupun terkulai lemas, kuperhatikan kearah memeknya kulihat di sprei
ada bercak darah, Laura betul-betul masih perawan dan malam ini aku sahabatnya
telah merenggutnya.

Laura, aku berbisik ditelinganya, “hemmmm ia bergumam, “Laura puas ?” tanyaku
sambil mencium pipinya, iapun hanya diam saja tapi dari rona mukanya aku tahu ia
sangat puas atas permainan kami malam ini, kulihat ia menitikkan air matanya.

Laura,”aku memanggilnya.
“Laura, menyesal ?” tanyaku
Yoo, “Laura sayang sama kamu, Laura cinta sama kamu “, iapun mengecup pipiku
dengan mesra dan kamipun tidur dengan bahagia.

Daftarkan diri jadi member di Yes24 Indonesia
Dapatkan iPad 3 terbaru, GRATIS!!!

KEMBALI

COPYRIGHT © 2011 CERITA DEWASA ALL RIGHTS RESERVED.

profit clicking



JANGAN LUPA BACA BACA ARTIKEL DIBAWAH INI YA SOB... ADA CERITA DEWASANYA SERU SERU LO...  DIJAMIN FRESH DAN SEMANGAT LAGI SOB...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar